KETUA Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia (IPPI) Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), Wiwin Hendriani mengatakan orang yang memiliki masalah psikologis, baik berupa kejadian traumatik atau permasalahan keluarga di masa lalu dapat berpotensi melakukan kekerasan dalam berpacaran.
Namun jika dibiarkan takut kekerasan berlanjut dalam rumat tangga alias KDRT.

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa umumnya pelaku memiliki persoalan psikologis yang terkait dengan pengalaman masa lalunya. Baik itu kejadian traumatik tertentu atau hal-hal lain yang terkait dengan kondisi keluarga dan pengasuhannya dulu," kata Wiwin.
Dia meminta para orangtua untuk mulai memberikan edukasi yang tepat terkait hubungan percintaan dengan lawan jenis kepada anak di usia remaja agar perilaku menyimpang seperti kekerasan dalam pacaran dapat dicegah. Apalagi dalam rumah tangga, wajib dicegah.
BACA JUGA:Siapa IE Sosok Pelaku Kekerasan yang Rugikan Aya Canina Mantan Vokalis Amigdala?
Wiwin menambahkan, pola pengasuhan orang tua memiliki peranan penting untuk membentuk perilaku anak di masa depan.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.