JAKARTA- Skuad singa muda Echo Esports, resmi menjadi penguasa minggu kedua Free Fire Master League Season V Divisi 1 setelah berhasil menduduki posisi puncak klasemen liga dengan poin yang cukup fantastis, 340 poin, meninggalkan sang juara FFIM 3 kali berturut-turut, Evos Divine, di posisi kedua dengan selisih poin sebesar 46 poin & Onic Olympus Juara FFML 4 kali berturut-turut di posisi ketiga dengan selisih poin sebesar 61 poin . Echo Esports berhasil tampil dominan pada matchday 4 & 5 (25/2 & 26/2) berkat keapikan permainan mereka yang selalu berhasil mengamankan posisi 3 teratas dari 12 round yang dijalani selama 2 hari.
Ini lah salah satu faktor yang membuat Echo Esports mampu mengumpulkan poin sebanyak 189 poin dalam 2 matchday.

Matchday 4 yang diselenggarakan pada Jumat malam (25/2) menjadi langkah baru bagi beberapa tim yang telah melakukan transfer in untuk minggu kedua FFML Season V Divisi 1, seperti SES Alfaink, yang memasukkan 2 pemain mereka yang sebelumnya bermain untuk tim SES Goboba di FFML Season V Divisi 2, SESGeday23 & SESBoc1l sempat menunjukan performa yang fenomenal dengan mengumpulkan 20 poin kill dalam 1 round serta memberikan mereka Booyah di round 2. Kombinasi yang apik antara mereka berdual berhasil memperbaiki performa SES Alfaink yang tampil kurang maksimal pada minnggu 1 kemarin.
Awal perjalanan dari Dominasi Echo Dutzz dan kawan-kawan juga dimulai pada matchday 4 ini, meski gagal mengamankan Booyah di round pembuka seperti minggu lalu, Echo Esports mampu tampil konsisten di sepanjang matchday 4 dengan finish di posisi top 3 sepanjang malam, dan mendapatkan Booyah di round 4.

Bertemunya skuad singa muda dengan pasukan harimau putih, Evos Divine, di Matchday 5, pada Sabtu malam (26/2) menjadi laga yang sangat seru. Sebagai veteran, Evos Divine mampu menunjukan performanya yang begitu apik di malam ini dengan mengamankan 2 Booyah pada round 3 & 5.
Kombinasi maut antara SESGeday23 & SESBoc1l juga kembali membawa tren positif bagi SES Alfaink dengan keberhasilan mereka mendapatkan Booyah di round 1 & 2. Absennya GPX 18Deer membuat performa GPX tak sebaik minggu lalu ketika mereka menjadi pemuncak klasemen. Meski harus melawan tim-tim kuat seperti Evos Divine, SES Alfaink & First Raiders Eclipse, Echo Esports masih mampu tampil dominan dan tetap berada di puncak klasemen akumulasi di Matchday 5.
Matchday 6 yang berlangsung pada Minggu malam (27/2) menjadi saksi kerasnya persaingan dalam memperebutkan posisi puncak klasemen yang dihuni oleh skuad singa muda. Meski mereka tak lagi bermain di Matchday 6 ini, total poin yang berhasil dikumpulkan oleh Echo Esports pada Matchday 4 & 5 menjadi tembok tinggi yang perlu dilalui oleh tiap tim yang ingin menyusul mereka.