Meski racun mereka telah mengakibatkan korban manusia, gurita bisa menjadi makhluk yang sangat pemalu dan tidak agresif. Ia lebih suka bersembunyi di bawah tepian dan celah-celah, kata situs web tersebut.
“Bertemu dengan manusia biasanya mengakibatkan gurita dengan cepat melesat mencari perlindungan. Hanya ketika hewan itu diambil, kemungkinan besar ia akan 'menggigit' dan menyuntikkan racunnya yang melumpuhkan," tambahnya.
Gurita cincin biru telah menyebabkan kematian setidaknya tiga orang di negeri kanguru.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.