Ia menambahkan, secara fungsi memang cara kerja alat tes swab PCR dapat menangkap DNA virus SARS-CoV2 pada pasien.
“Alat PCR memang sangat akurat, ini adalah salah satu cara kerjanya. Bisa deteksi DNA virus tanpa tahu aktif atau tidak virus itu,” imbuhnya.
BACA JUGA : Sudah Isoman 10 Hari, Perlukah PCR Lagi?
Dokter Erlina mengingatkan, meski pasien sudah tidak infeksius alias tidak menularkan kepada orang lain. Namun protokol kesehatan wajib tetap harus dijalankan.
“Bisa kita simpulkan setelah 10-14 hari sudah tidak infeksius. Tapi bukan berarti mentang-mentang sudah 10 hari lalu enggak pakai masker dan lalai prokes. Sakit enggak sakit tetap prokes, sudah selesai isoman pun tetap protokol kesehatan dijalankan,” tegas dr. Erlina.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.