"Mereka masuk melalui desa sebelah dan baru diketahui saat masuk ke gerbang wisata. Untuk itu kami sedang berupaya mengusulkan agar jalan masuk melalui desa kami segera dibangun oleh Pemkab Rejang Lebong, Pemprov Bengkulu maupun pemerintah pusat," terangnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Belitar Seberang, Hendri menyebutkan saat ini pihaknya telah menyiapkan sarana penunjang di lokasi wisata seperti mushola, toilet, kamar ganti, gazebo, penerangan listrik dengan pembangkit listrik tenaga mikro hydro (PLTMH), sarana glamping sebanyak enam unit.
"Untuk penyewaan glamping ini harganya per malam Rp350.000 untuk empat orang yang terdiri dari ayah ibu dan dua anak. Harga ini sudah termasuk biaya tiket masuk air terjun Rp20.000 per orang serta ongkos ojek Rp40.000 per orang," terangnya.
Di lokasi wisata ini para pengunjung pada sore hari ini dapat menikmati matahari terbenam serta menyaksikan ribuan kalong beterbangan mencari makan dan mendengarkan aneka suara hewan hutan seperti siamang dan berbagai jenis burung yang kembali ke sangkarnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.