"Teknisnya kita buatkan panel-panel atau lorong dari hotel atau sirkuit langsung ke objek wisata. Kita sudah monitor mana (objek wisata) yang bagus dan pantas untuk mereka singgah," katanya.
Sementara, Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Poerwanto berujar bahwa penerapan sistem travel bubble untuk para kru dan pembalap tetap akan didahului dengan tahapan karantina.
"Mereka akan menjalani karantina lima hari," ujar Djoko.
Namun penerapan dari sistem travel bubble ini Djoko memastikan bahwa pihaknya bersama seluruh pihak terkait akan melaksanakan dengan cara yang tepat.
"Pastinya ada penyempurnaan dari tes pramusim kemarin. Pada intinya bagaimana nanti mereka bisa menikmati balap dengan sistem travel bubble. Tidak ada perasaan berbeda dengan biasanya, itu teknisnya akan kita bahas lanjutan," tuntasnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.