Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Sengaja Menembak Saudaranya Ketika Melawan Beruang, Pria Ini Bunuh Diri

Anisa Suci Maharani , Jurnalis-Minggu, 13 Februari 2022 |18:02 WIB
Tak Sengaja Menembak Saudaranya Ketika Melawan Beruang, Pria Ini Bunuh Diri
Ilustrasi pistol (dok. Freepik)
A
A
A

PRIA di Oregon nekat bunuh diri, usai tidak sengaja menembak mati saudaranya, ketika dia mencoba melindungi diri dari beruang hitam.

Menurut pihak berwenang, pria di pedesaan Sunny Valley menelepon 911 pada Selasa pagi, 8 Februari 2022. Dia melaporkan secara tak sengaja menembak saudaranya saat memuat peluru ke dalam pistol setelah melihat beruang di properti mereka.

Setelah menanggapi panggilan, polisi menemukan seorang pria tewas karena luka tembak, kata Undersheriff Travis Snyder.

infografis

BACA JUGA:Tempat Wisata di Jakarta yang Instagramable, Wajib Di Kunjung!

"Saat memeriksa sisa kediaman, seorang pria kedua ditemukan meninggal dengan dengan luka tembak yang dia lakukan sendiri," kata Snyder dalam sebuah pernyataan, seperti yang dilansir New York Post.

Polisi masih melakukan penyelidikan atas insiden ini.

Oregon dikenal sebagai negara beruang hitam. Namun serangan beruang masih relatif jarang, menurut pejabat satwa liar setempat. Negara bagian tersebut merupakan rumah bagi 30.000 beruang hitam.

"Dalam kebanyakan kasus, beruang akan menghindari kontak dengan manusia," menurut brosur dari Departemen Ikan dan Margasatwa Oregon. "Tidak pernah aman untuk mendekati beruang."

Beberapa orang menanggapi pernyataan Facebook departemen sheriff tentang insiden tersebut. Mereka mengirimkan doa mereka kepada kerabat kedua pria itu.

"Ya ampun, ini memilukan," jawab seorang wanita.

(Kurniawati Hasjanah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement