Diisolasi sekian lama, memporak-porandakan kehidupan sosial Muzaffer, membuat ia tak bisa berinteraksi dengan keluarga tercinta dan teman-teman terdekat. Ia hanya bisa melihat anak-anak dan cucu-cucunya melalui jendela. Sehari-hari, di rumah Muzaffer hanya ditemani oleh istri dan putra bungsunya yang tinggal bersama dirinya.
Bukan kesakitan fisik yang ia rasa berat, tapi tidak bisa bertemu keluarga dan teman-temannya dengan bebas, diakui Muzaffer jadi hal yang sangat sulit.
“Saya tidak punya masalah lain di sini, selain tidak bisa menyentuh orang yang saya cintai. Hal ini sangat sulit. Saya bahkan tidak bisa divaksinasi karena kondisi penyakit saya,” kata
Muzaffer yang saat ini sudah muak dengan kondisi kesehatannya, disebutkan lebih lanjut tengah meminta bantuan memohon kepada pihak berwenang untuk menemukan solusi untuk masalah kesehatannya tersebut. Sayangnya, untuk saat ini vaksin Covid-19 bukan jadi solusi karena ia tidak dapat divaksinasi karena kondisi medisnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.