Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Disebut Bergejala Ringan, Kenapa Omicron Bisa Sebabkan Pasien Meninggal?

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Minggu, 30 Januari 2022 |08:30 WIB
Disebut Bergejala Ringan, Kenapa Omicron Bisa Sebabkan Pasien Meninggal?
Waspadai Omicron juga bisa picu kematian (Foto: Reuters)
A
A
A

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengonfrimasi kasus Covid-19 yang disebabkan oleh varian Omicron per 27 Januari 2022 mencapai 1.998 orang. Dari total kasus yang tercatat, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengonfirmasi bahwa sudah ada 3 pasien yang meninggal dunia akibat terinfeksi varian Omicron.

Sebagaimana diketahui varian Omicron ini memiliki kemampuan menyebar atau menginfeksi yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan varian Delta. Namun, tingkap keparahan ataupun gejala yang ditimbulkan pada pasien yang terinfeksi dikatakan jauh lebih ringan dibandingkan varian Delta sebelumnya.

Lantas mengapa varian Omicron masih dapat menyebabkan kematian, meskipun gejalanya cenderung ringan?

Omicron

Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Addai, menjelaskan melalui unggahan video singkat di akun Instagram pribadinya @dr.fajriaddai, Sabtu (29/01/2022), bahwa pelajaran penting yang bisa diambil masyarakat adalah tidak boleh meremehkan varian Omicron meski memiliki gejala yang relatif ringan.

“Bayangkan kalau kita lepas begitu saja varian Omicron dan menyebar. Ya kalau memang terinfeksi Omicron, kalau misalkan terinfeksi Delta? Kan bisa menyebabkan meninggal dunia juga,” kata dr. Fajri dalam penjelasannya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement