SEORANG pria asal Kanada dijatuhi hukuman enam bulan penjara karena melakukan pelecehan seksual dengan meraba bokong seorang pramugari maskapai American Airlines dalam penerbangan ke Miami, Amerika Serikat.
Pria bernama Enio Socorro Zayas (50) mengaku bersalah atas penyerangannya terhadap pramugari pada Oktober lalu, dan dijatuhi hukuman di pengadilan federal Miami.
Zayas saat itu sedang terbang dengan pesawat American Airlines nomor penerbangan 1723 dari Cancun, Meksiko ke Bandara Internasional Miami.
BACA JUGA: Pesona Pramugari Lita Bikin Susah Tidur, Netizen: Dewi yang Sempurna!
Dalam pesawat pramugari meletakkan makanan ringan di pangkuannya karena yakin penumpang tersebut sedang tertidur. Ternyata Zayas tidak terlelap. Dia justru memanfaatkan kondisi dengan meraba bagian bokong pramugari.
“Dia merasa sebuah tangan mencengkeram bagian bawah pahanya dan bergerak ke atas menuju bagian bawah pantantnya, sebelum menggosok dengan kuat dari sisi ke sisi lain,” tulis sebuah pernyataan seperti dilansir dari News.com.au, Minggu (30/1/2022).
Setibanya di Miami, pramugari tersebut melaporkan kejadian yang menimpanya di pesawat. Beberapa penumpang jadi saksi pelecehan seksual yang dilakukan Zayas.
Tahun lalu adalah rekor terburuk perilaku nakal penumpang di pesawat AS. Hampir 6.000 insiden dilaporkan pada tahun 2021.
BACA JUGA: Terungkap! Ini 7 Cara Menarik Perhatian Pramugari dalam Penerbangan
Tahun lalu adalah rekor terburuk untuk perilaku buruk penumpang di atas pesawat AS.
Hampir 6.000 insiden dilaporkan pada tahun 2021, menurut Administrasi Penerbangan Federal.
FAA mengumumkan kebijakan tanpa toleransi pada Januari 2021, yang mengabaikan peringatan atau konseling dan langsung dikenakan hukuman, termasuk waktu penjara dan denda berat.
Tahun lalu, badan tersebut meluncurkan 1.081 investigasi, lompatan 494 persen di atas rata-rata penyelidikan.
Awal bulan ini, seorang pria Irlandia bernama Shane McInerney ditangkap FBI setelah menolak memakai masker selama penerbangan dari Dublin ke New York, dan memperlihatkan bagian belakangnya ke pramugari.
McInerney (29) menghadapi hukuman 20 tahun penjara karena mengamuk di penerbangan Delta Airlines.

Dia muncul di hadapan hakim di New York, pada minggu lalu, dan didakwa dengan sengaja menyerang dan mengintimidasi seorang anggota awak pesawat.
Pengaduan pidana yang tidak disegel menuduh McInerney berulang kali menolak untuk memakai masker, melemparkan kaleng minuman, memukul kepala penumpang, dan menarik celana juga pakaian dalamnya, serta memelototi pramugari dan penumpang.
Seorang juru bicara pengadilan mengatakan, jika terbukti bersalah atas tuduhan kejahatan ini, McInerney dapat dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.
(Salman Mardira)