ANGKA Covid-19 di Indonesia memang terus mengalami lonjakan, meskipun masih dalam taraf yang tertangani. Meski demikian kasus varian Omicron pun terus mengalami kenaikan.
Indonesia dinilai akan memasuki gelombang ketiga dalam waktu dekat seiring peningkatan angka Covid-19. Apalagi varian Omicron memang memiliki daya tular yang luar biasa cepat.
Epidimiolog dari Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman mengatakan bahwa pemerintah Indonesia harus merespon tren peningkatan kasus Covid-19. Salah satu caranya adalah menyediakan lebih banyak fasilitas isolasi karantina di level terbawah.
Menurut Dicky, menyediakan fasilitas isolasi karantina di level terbawah bisa menjadi buffer atau triase agar masyarakat jangan sampai banyak pergi menuju ke rumah sakit. Sebab, umumnya gejala yang terjadi akan ringan-sedang.
"Kecuali benar-benar membutuhkan layanan kategori berat atau beresiko tinggi maka itu harus ke layanan lebih tinggi," kata Dicky, saat dihubungi MNC Portal, Kamis (13/1/2022).
Lebih lanjut, sistem rujukan juga harus disiapkan. Sebab, akan lebih banyak masyarakat yang mungkin karena khawatir, dan ketakutan ingin mendapat informasi, akan ke rumah sakit. Kondisi ini akan terjadi kalau pemerintah tidak menyediakan fasilitas isolasi di level bawah.