Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Korea dan Amerika Sudah Jadi Korban, Jangan Remehkan Varian Omicron!

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 12 Januari 2022 |15:34 WIB
Korea dan Amerika Sudah Jadi Korban, Jangan Remehkan Varian Omicron!
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
A
A
A

VARIAN Omicron memang disebut tidak lebih berbahaya ketimabgn varian delta. Meski demikian, varian omicron masih sama memiliki karakteristik sama dengan varian Covid-19 lainnya, apalagi varian ini adalah varian yang paling mudah menyebar.

Para peneliti pun masih melakukan studi mendalam tentang Omicron. Sejauh ini telah ditemukan bahwa Omicron memiliki lebih dari 50 mutasi dengan lebih dari 30 mutasi pada spike protein.

Gejala dari varian Omicron sejauh ini ringan dan dapat diobati secara mandiri di rumah. Gejala "ringan" yang dimaksud adalah kelelahan, nyeri tubuh, dan sakit kepala selama dua hari.

Pasien tidak kehilangan penciuman atau rasa dan tidak ada penurunan kadar oksigen, tidak seperti pada varian Delta. Namun, data tersebut hanya diperoleh dari pasien berusia 40 tahun atau lebih muda. Belum ada laporan yang komprehensif mengenai gejala yang dialami pasien lanjut usia.

Fakta lain dari Omicron adalah berpotensi lima kali lebih menular daripada varian Delta, berpotensi menyerang survivor yang telah terinfeksi varian lain. Selain itu, dilaporkan di covid19.go.id (per 3 Januari 2022) bahwa Omicron telah terdeteksi di 132 negara dan diperkirakan akan terus menyebar dengan cepat.

Jika Anda mengalami satu atau lebih gejala di atas, jangan ragu untuk segera melakukan pemeriksaan. Khususnya bagi mereka yang berisiko tinggi terpapar, misalnya yang baru saja bepergian ke luar daerah atau ke luar negeri sebaiknya melakukan pemeriksaan secara rutin.

Dengan protokol pengujian reguler, mereka yang dites positif dapat diidentifikasi lebih cepat dan memulai pemulihan mereka lebih cepat, yang dapat mengurangi kecepatan penyebaran infeksi.

"Jangan meremehkan ancaman yang mengintai varian terbaru Omicron Covid-19. Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Jangan menunggu sampai gejala memburuk, segera berkonsultasi dengan dokter di telemedicine yang tersedia setiap saat," ujar Dr Adhiatma Gunawan, Head of Medical Good Doctor Technology Indonesia seperti dikutip dari Antara.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement