EPIDEMIOLOG dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman mengatakan, Indonesia akan menghadapi dua ancaman serius pada 2022.
Ancaman tersebut datang dari dua varian virus yang tengah mendominasi saat ini yakni varian Delta dan Omicron. Menurut Dicky, varian Delta dan Omicron ini bisa menjadi kombinasi maut di tahun depan.

Sebagaimana diketahui varian Delta memiliki potensi untuk menyebabkan keparahan pada pasien yang terinfeksi, sementara itu Omicron selain lebih cepat menular, namun mereka juga bisa menginfeksi orang-orang yang telah divaksinai.
Menurut Dicky, Omicron juga memiliki potensi untuk menyebabkan keparahan di bawah posisinya varian Delta.
“Makin banyak orang yang terinfeksi, jumlahnya juga akan semakin banyak. Tantangan lainnya adalah sudah banyak masyarakat yang abai ketika hendak masuk tahun ketiga Covid-19,” tutur Dicky, saat diwawancarai, Kamis (30/12/2021).
Oleh sebab itu cara merespon ancaman ini tidak hanya mengandalkan pada keberhasilan menghadapi varian Delta di masa lalu.