3. Berdasarkan dari lokasi di Distrik Thswane, dalam 25 hari pertama masing-masing gelombang. Hingga kini proporsi pasien dewasa yang membutuhkan ruang Intensive Care Unit (ICU) lebih rendah pada gelombang Omicron, dibandingkan pada gelombang varian sebelumnya.
4. Dari kasus kematian mingguan, terlihat bahwa vaksin masih efektif dalam mengurangi tingkat kematian. Vaksin masih merupakan senjata utama menghadapi varian Omicron dan menjaga angka kematian dan hospitalisasi tetap rendah.
Kasus dengan gejala berat lebih banyak dilaporkan pada kelompok masyarakat yang belum divaksinasi.
Baca juga: Varian Omicron Mengancam, Menkes Minta Perketat Pintu Masuk
5. Beberapa penelitian konsisten menunjukkan penurunan kemampuan antibodi pasca vaksinasi untuk menetralisir varian Omicron dibandingkan dengan varian lainnya. Seseorang yang telah mendapat vaksin dosis penuh, lalu terinfeksi Covid-19, meskipun berkurang namun antibodinya diduga masih mampu untuk menetralisir varian Omicron.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.