Dalam unggahan selanjutnya, dr Fajri pun menjelaskan mengenai potensi risiko tertularnya beberapa pasien terkonfrimasi varian omicron tersebut.
1. Bisa jadi dari pendatang luar negeri yang dikarantina di Wisma Atlet.
2. Jangan-jangan penularan dari komunitas atau rumah. Karena bisa jadi sudah lama virus masuk namun tidak terdeteksi.
Baca juga: Anak Usia 6-11 Tahun Sudah Divaksin, Bolehkah Liburan?
"Sangat mungkin masuk karena saat itu karantina luar negeri hanya tiga hari. Itu pun jika dikarantina dari ribuan orang yang masuk dari negara-negara yang sebelumnya sudah terdeteksi omicron," lanjutnya.
Dokter Fajri juga mengapresiasi kebijakan pemerintah yang telah memberlakukan karantina saat ini menjadi 10–14 hari.
Baca juga: UNESCO Resmi Tetapkan Songket Malaysia sebagai Warisan Budaya Tak Benda
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.