Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

WFH Rawan Diabetes, Rajin-rajinlah Lakukan Pemeriksaan Dini

Tim Okezone , Jurnalis-Minggu, 12 Desember 2021 |07:01 WIB
WFH Rawan Diabetes, Rajin-rajinlah Lakukan Pemeriksaan Dini
Ilustrasi. (Foto: Timesofindia)
A
A
A

DIABETES salah satu penyakit tidak menular yang bisa mengancam nyawa bila tak dikontrol secara rutin. Belum lagi, jumlah pengidap diabetes di Indonesia terus meningkat setiap tahun.

Ketua Pengurus Besar Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PB PERKENI), Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD mengatakan, jumlah penderita diabetes di Indonesia terus meningkat dari 10,7 juta pada 2019 menjadi 19,5 juta pada 2021.

"Tahun ini, Indonesia menduduki peringkat kelima dengan jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia, naik dari peringkat ketujuh di 2019. Peningkatan ini sangatlah memprihatinkan," kata dr. Ketut.

Belum lagi di masa pandemi, sebagian besar banyak yang lalai memperhatikan kesehatan, kurangnya kepatuhan medis, serta gaya hidup dan pola makan yang tidak tepat menjadi faktornya. Padahal pasien diabetes ini perlu kontrol rutin ke dokter untuk diberi obat, suntik insulin atau cuma kontrol gula darah.

Baca Juga: 643 Juta Orang Diprediksi Menderita Diabetes di 2030

Karena itulah, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) bersama Novo Nordisk dan AiChat turut berperan mencegah risiko bahaya pada pasien diabetes. Pihaknya pun mengembangkan fitur chat untuk edukasi, sekaligus konsultasi bagi pasien diabetes.

Di era pandemi, hal ini tentu dibutuhkan untuk mempermudah masyarakat, tanpa harus pergi menemui dokter di fasilitas kesehatan.

Vice President & General Manager Novo Nordisk Indonesia Anand Shetty mengatakan, akses edukasi tentang diabetes kepada masyarakat di seluruh Indonesia bisa dilakukan dengan berbagai cara. Karena penanganan diabetes perlu dikelola dengan baik.

"Meski di rumah saja, seseorang dapat mengikuti tes skrining untuk mengetahui risiko terkena diabetes," kata Anand dikutip dari TanyaGendis.

Banyak pula hal yang mesti dilakukan untuk mencegah bahaya diabetes. Anand menuturkan, Anda perlu mengontrol gaya hidup dan rajin-rajin konsultasi ke dokter jika ada masalah.

"Ya, mereka juga perlu mempelajari cara menyesuaikan gaya hidup untuk mencegah diabetes, dan mencari tahu di mana fasilitas medis terdekat untuk pemeriksaan," tutupnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement