9. Museum Ukir Nusantara
Museum Ukir Nusantara atau Museum Ukir Jepara dibangun di bekas gudang SMPN 6 Jepara yang terletak di Jalan Kartini No. 40, Panggang, Kecamatan Jepara. Bangunan tersebut juga cukup unik, karena merupakan peninggalan dari zaman Hindia Belanda yang dibangun pada 1929.
Mulanya gedung sekolah ini benama Open Bare Ambacht School. Setelah berganti nama beberapa kali, akhirnya tempat ini dijadikan sebagai sekolah menengah negeri.
Sebagai museum ukir pertama di dunia, tempat bersejarah ini memiliki daya tariknya tersendiri, yang paling menarik adalah koleksi ukir yang berasal dari dalam dan luar wilayah Jepara.
Contohnya, koleksi yang berasal dari Suku Asmat—Papua. Adapun salah satu koleksi museum yang terkenal adalah bola dunia yang terbuat dari ukiran kayu—bola dunia ini konon merupakan permintaan Presiden Soekarno saat mengunjungi SMPN 6 Jepara pada tahun 1962.
10. Situs Pusat Bumi
Situs ini berlokasi di Desa Wisata Plajan, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara. Dinamakan sebagai Situs Pusat Bumi karena pada lokasi tersebut tersimpan tanah yang berasal dari negara-negara di dunia.
Tanah-tanah tersebut disimpan di dalam rumah kaca dan diberi identitas berupa bendera, beserta negara tempatnya berasal tanah itu diambil.
Pengunjung yang datang hanya diperbolehkan untuk melihat dari luar rumah kaca, tapi tidak diperkenankan untuk menyentuh atau memegangnya. Pemerintah setempat berencana untuk mengembangkan tempat ini menjadi lebih bagus lagi. Tidak hanya tanah saja yang didatangkan ke Desa Plajan, nantinya pemerintah juga berencana akan mendatangkan 202 orang yang mewakili negara tempat tanah berasal untuk tinggal di Desa Plajan.
11. Benteng Portugis
Tempat bersejarah selanjutnya adalah Benteng Portugis, jadi wisata sejarah andalan di Jepara. Berlokasi di Desa Banyumanis, Kecamatan Donorojo atau letaknya persis di pinggir laut, sehingga pemandangannya semakin menarik dan epik.
Benteng Portugis dibangun di atas bukit batu di pinggir laut dan merupakan lokasi pertahanan yang strategis pada masanya. Sesuai namanya, benteng ini dibangun oleh pihak Portugis sebagai bentuk kerja sama dengan Sultan Agung Mataram untuk melawan pihak VOC.
Namun, benteng ini hanya ditempati beberapa tahun saja oleh bangsa Portugis. Pada masa pendudukan Jepang, benteng ini kembali digunakan sebagai tempat pengintai laut.
12. Museum R.A Kartini
Tentu saja Jepara dikenal dengan sejarah R.A Kartini, seorang pejuang perempuan yang mengedepankan hak-hak perempuan agar menjadi seorang yang lebih baik dan tidak mudah ditindas.
Sejarah perjuangannya ini diabadikan dan dibuatkan museum yang dinamakan R.A Kartini. Berlokasi di Jalan Alun-Alun No. 01, Panggang, Kecamatan Jepara. diresmikan oleh Bupati Soedikto pada 21 April 1977. Sesuai namanya, museum ini didedikasikan untuk mengenang sang pahlawan emansipasi wanita asal Jepara tersebut.