JENIS penipuan di Italia wajib Anda ketahui sebelum merencanakan liburan ke sana. Penipuan yang menargetkan wisatawan di Italia tidak jauh berbeda dengan penipuan di negara-negara lain.
Berikut adalah beberapa trik penipuan paling umum yang marak ditemukan di Italia dan cara menghindarinya:
1. Penipuan kecelakaan
Ini bukan kejadian yang sangat umum, tetapi masih kerap terjadi. Penipuan biasanya melibatkan orang-orang dengan mobil tua atau skuter. Mereka dengan sengaja menyebabkan kecelakaan, atau menepi ke sisi jalan dan mengklaim bahwa wisatawan telah menabrak mereka.
Seperti halnya kecelakaan lalu lintas, Anda disarankan menghubungi pihak berwenang dan mengikuti prosedur. Penipu biasanya akan berubah pikiran ketika mereka tahu polisi akan datang.
2. Penipuan pizza
Tak hanya orang dewasa, anak-anak Italia juga terlibat dalam perilaku kriminal. Wisatawan menceritakan kisah tentang sekawanan gadis "gipsi" lucu yang mendatangi Anda, sementara yang satu memegang kotak pizza di depan Anda.
Baca juga: Penjara Terbengkalai Ini Siap Disulap Jadi Objek Wisata di Italia
Anda bisa saja tidak sadar saat mereka mengambil dompet Anda dari celana karena tidak bisa melihat ke bawah. Mereka juga dapat menggunakan koran atau lembaran karton sebagai pengganti kotak pizza.
3. Penipuan harga
Dari waktu ke waktu, wisatawan melaporkan bahwa mereka ditagih berlebihan saat membayar tiket masuk.
Setiap museum atau tempat bersejarah atau budaya biasanya akan mencantumkan harga, jadi pastikan untuk memeriksanya.
Hal yang sama dapat terjadi di toko biasa ketika Anda pergi untuk membeli barang-barang. Toko diwajibkan oleh hukum untuk mengeluarkan tanda terima, jadi mintalah bukti harga agar Anda tidak ditipu.
4. Penipuan hotel
Sebelum ada pemesanan hotel online, penipuan jenis ini sering terjadi di Italia. Jika Anda menemukan 'staf hotel' di pusat transportasi yang menawarkan penawaran bagus untuk akomodasi, periksalah gaya dan kualitas kamar yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Mintalah bukti dan deskripsi sebelum menyerahkan uang.
5. Pencurian mode
Jenis penipuan ini menargetkan wanita. Mereka akan memulai percakapan, lalu mengatakan bahwa mereka bekerja untuk sebuah rumah mode dan menawarkan mantel mahal. Jika Anda mengambil umpan, penipu itu akan meminta 200 euro untuk bensin.
6. Penipuan polisi
Polisi pajak, yang disebut Guardia di Finanza, mungkin meminta Anda menunjukkan tanda terima setelah meninggalkan restoran.
(Foto: iInstagram/@iriserlind/)
Orang-orang ini sering berseragam, tetapi terkadang mereka mengenakan pakaian biasa, yang membuat sulit untuk mengetahui apakah mereka asli.
Jika Anda khawatir, minta nomor lencana, dan jika masih curiga, hubungi nomor darurat 113 dan minta petugas polisi berseragam.
7. Penipuan di tempat istirahat
Tempat istirahat di sepanjang jalan tol adalah tempat lain di mana penipu beroperasi. Sekelompok pria akan menyiapkan 'permainan' yang terlihat mudah untuk dimenangkan, dan kerumunan akan berkumpul.
Turis yang tidak curiga melihat orang menang dengan mudah, dan dengan cepat membuang uang 20 atau 100 euro mereka sendiri untuk dimainkan. Tentu saja, mereka tidak memiliki peluang untuk menang. Para penipu dengan senang hati mengantongi sejumlah besar euro dari turis.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.