Beberapa guru kabarnya telah dipecat atau terancam diasingkan untuk bekerja di tambang terpencil sebagai hukuman.
"Ini semua dimulai minggu lalu ketika seorang siswa sekolah menengah diam-diam membeli USB flash drive yang berisi Squid Game drama Korea Selatan dan menontonnya dengan salah satu sahabat di kelas," kata sumber penegak hukum.
Sumber itu mengatakan, pelajar tersebut mendiskusikan serial itu dengan teman-temannya yang tertarik dan membeli salinan film tersebut.
Total ada 7 siswa yang ditangkap. Hal ini menandai pertama kalinya pemerintah menerapkan undang-undang baru tentang Penghapusan Pemikiran dan Budaya Reaksioner. Kasusnya melibatkan anak di bawah umur.
Korea Utara menerapkan hukuman mati untuk orang yang membawa tayangan dari Korea Selatan atau dari Barat. Sedangkan untuk yang menonton, menyimpan atau mendistribusikannya akan mendapat hukuman maksimal.
Menurut seorang sumber, pemerintah menganggap insiden itu sangat serius. "Komite Pusat telah memberhentikan kepala sekolah, sekretaris pemuda mereka, dan wali kelas mereka," ujarnya.