Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

China Hadapi Wabah Covid-19 Varian Delta Terbesar

Hasyim Ashari , Jurnalis-Senin, 15 November 2021 |15:14 WIB
China Hadapi Wabah Covid-19 Varian Delta Terbesar
Pandemi Covid-19 (Foto: Oddity central)
A
A
A

SAAT ini China sedang berjibaku melawan wabah Covid-19 varian Delta yang sangat menular. Wilayah yang terdampak paling parah berada di bagian kota timur laut telah menunjukkan peningkatan kasus dalam seminggu terakhir.

Menurut laporan Channel News Asia (CNA), Senin (15/11/2021) sebanyak 1.308 kasus infeksi menular yang dikonfirmasi di China dari tanggal 17 Oktober hingga 14 November 2021. Ini menandai wabah virus Covid-19 varian Delta melebar luas di China.

 wabah Covid-19

Bahkan, telah mempengaruhi sebanyak 21 provinsi, wilayah, dan kotamadya. Kendati demikian kasus tersebut masih terbilang kecil daripada wabah di negara lain, tetapi pihak berwenang di China khawatir penularan Covid-19 akan melonjak tajam sehingga menutup semua akses di beberapa wilayah.

Beberapa wilayah tingkat provinsi China sudah mengatasi gejolak dalam beberapa minggu. Berkat implementasi cepat dari serangkaian pembatasan yang ketat, termasuk pelacakan kontak, pengujian terhadap orang-orang di area bersiko hingga penutupan tempat hiburan dan pembatasan pariwisata.

Namun, kota bagian timur laut China yaitu Dalian masih dalam kondisi yang memprihatinkan dalam melawan virus. Hal tersebut diungkapkan oleh pejabat di Komisi Kesehatan Nasional, Wu Liangyou pada, Sabtu (13/11/2021).

Sejak pasien bergejala pertama di Dalian dari wabah terbaru dilaporkan pada 4 November, kota berpenduduk 7,5 juta orang itu telah mendeteksi rata-rata sekitar 24 kasus lokal baru sehari, lebih banyak daripada kota-kota China lainnya.

Beberapa kota di dekat Dalian, termasuk Dandong, Anshan dan Shenyang, mengatakan bahwa orang-orang yang datang dari Dalian harus dikarantina di fasilitas terpusat selama 14 hari sebelum mereka dapat bergerak bebas.

 Baca juga: WHO Segera Susun Pedoman Pemakaian Pil Covid-19

Per tanggal 14 November 2021, China telah melaporkan sebanyak 98.315 kasus virus corona yang dikonfirmasi dengan gejala, termasuk infeksi yang ditularkan di dalam negeri dan yang berasal dari luar negeri. Sedangkan, kasus kematian mencapai 4.636 orang.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement