SEORANG penumpang kereta ditembak di tengah upaya perampokan kawanan bandit di stasiun kereta bawah tanah Union Square pada Senin, 25 Oktober 2021 malam.
Serangan itu terjadi di sebuah kereta N di pusat kota, tersangka meminta ponsel korban berusia 42 tahun, kemudian menembaknya di kaki kiri karena korban menolak menyerahkannya.
“Sesuatu memang terjadi. Namun, sangat jarang terjadi di kereta bawah tanah. Kereta bawah tanah benar-benar aman. Tahun ini, terjadi penurunan kejahatan. Satu hal yang bisa saya katakan adalah ada terlalu banyak senjata di negara ini,” ucap Asisten Kepala NYPD, Vincent Coogan.
“Maksud saya, jika ada orang dengan pistol, mungkin Anda harus menyerahkan barang itu (yang diminta),” lanjut Coogan, saat ditanya apa yang harus dilakukan penumpang jika didekati oleh seorang pria bersenjata.

Baca juga: Dear Traveler, Pembelian Tiket Kereta Api Kini Wajib Pakai NIK!
Korban saat itu tengah menggunakan ponselnya di kereta lalu didekati oleh pria bersenjata. Coogan mengatakan, pria berpistol itu melepaskan satu tembakan dan mengenai korban.
Ia menambahkan, ada polisi di area mezzanine stasiun pada saat itu. Mereka memasang tourniquet ke kaki korban, sementara tersangka melarikan diri.