Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah Hari Polio Sedunia yang Diperingati Setiap 24 Oktober

Siska Permata Sari , Jurnalis-Minggu, 24 Oktober 2021 |14:04 WIB
Sejarah Hari Polio Sedunia yang Diperingati Setiap 24 Oktober
Ilustrasi Hari Polio Sedunia. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Pentingnya Imunisasi Polio

Seperti dijelaskan sebelumnya, satu-satunya cara mengentaskan virus polio adalah vaksinasi atau imunisasi. Imunisasi polio bertujuan memberikan kekebalan terhadap penyakit polio seumur hidup, terutama pada anak-anak. Ada dua jenis vaksin polio, yakni:

Baca juga: Dukung Pencegahan Osteoporosis, Wapres Ma'ruf Amin Ajak Atasi Sejak Dini 

Oral Polio Vaccine (OPV)

Vaksin ini diberikan secara oral. Saat ini yang tersedia di Indonesia adalah bivalent Oral Polio Vaccine (bOPV) yang mengandung virus Polio liar tipe 1 dan 3. bOPV merupakan peralihan dari trivalen Oral Polio Vaccine (tOPV) yang penggunaannya telah dihentikan karena WPV2 sudah tidak ditemukan di dunia. Dalam rencana program eradikasi virus Polio tahun 2030, penggunaan vaksin OPV akan dibatasi dan secara bertahap akan digantikan dengan vaksin IPV.

Baca juga: 6 Gejala Asam Urat pada Kaki, Salah Satunya Timbul Benjolan Keras 

Inactivated Polio Vaccine (IPV)

Inactivated Polio Vaccine (IPV) merupakan vaksin yang diberikan secara injeksi intramuscular. Vaksin ini mengandung virus tipe 1, 2, dan 3. Sesuai rencana program eradikasi polio, penggunaan IPV diharapkan dapat membantu percepatan pemberantasan polio di dunia.

(Hantoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement