Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Badak Putih Tertua Sejagat Mati, Jasadnya Akan Diawetkan lalu Dipajang di Museum

Denisa Aisyah , Jurnalis-Rabu, 13 Oktober 2021 |19:04 WIB
Badak Putih Tertua Sejagat Mati, Jasadnya Akan Diawetkan lalu Dipajang di Museum
Toby, badak putih tertua di dunia mati dalam usia 54 tahun (Foto: AFP via Getty Images)
A
A
A

Badak biasanya dibunuh untuk diambil culanya, karena harganya yang mahal dan dicari di seluruh Asia untuk tujuan tradisional, pengobatan bahkan hanya sekadar untuk pajangan.

Pemburuan yang masih berkelanjutan serta sulitnya untuk pengembang biakan badak menjadi alasan besar mengapa badak menjadi satwa yang langka dan dilindungi keberadaannya.

Pengembangbiakan satwa langka di dunia melibatkan sejumlah peneliti dari beberapa negara untuk mengadakan konservasi di habitatnya sedangkan peneliti genetik badak masih sangat kecil, apalagi satwa itu pemalu dan sulit ditemukan di habitatnya.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement