Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Korban Pelecehan Seksual Reynhard Sinaga Angkat Suara, Apakah Bantu Healing Masalah Mentalnya?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 06 Oktober 2021 |14:27 WIB
Korban Pelecehan Seksual Reynhard Sinaga Angkat Suara, Apakah Bantu <i>Healing</i> Masalah Mentalnya?
Daniel buka suara agar korban lain punya kekuatan (Foto: BBC)
A
A
A

Dalam buku berjudul 'Trauma and Recovery' karya Judith Herman, dikatakan di sana bahwa ketika korban pelecehan seksual bersuara, itu membuatnya tidak merasa sendirian. Tak hanya itu, korban juga akan memutus ketakutan korban lainnya yang terkungkung dalam kecemasan seumur hidup.

“Para penyintas berjanji untuk speak up mengenai apa yang dialami ke banyak orang dengan keyakinan bahwa ini akan membantu orang lain. Dengan melakukan itu, para korban merasa terhubung dengan kekuatan yang lebih besar dari diri mereka sendiri," kata Herman di bukunya, dikutip dari laman Atixa.

Speak up bukan hanya melepaskan diri dari ruang 'isolasi', tetapi membiarkan korban membantu dirinya dari trauma yang menyakitkan. "Anda menjadi bagian dari upaya menghancurkan kekuatan yang telah merugikan dan menyakiti Anda. Ini menjadi salah satu cara terbesar untuk penyembuhan diri Anda," ungkap buku tersebut.

"Ini adalah cara yang bagus untuk melawan dan dapat mengurangi rasa takut serta malu pada diri sendiri. Bahkan ada sedikit sensasi balas dendam terhadap mereka yang berusaha membungkam Anda," tambah isi buku tersebut.

(Helmi Ade Saputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement