Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menyusuri Jejak Sejarah Sekutu dan Jepang di Balik 'Pearl of Pacific' Morotai

Yaomi Suhayatmi , Jurnalis-Senin, 27 September 2021 |16:46 WIB
Menyusuri Jejak Sejarah Sekutu dan Jepang di Balik <i>'Pearl of Pacific'</i> Morotai
Foto: Dok.Instagram @pikniknusantara
A
A
A

Pasalnya, jejak kapal yang berada di permukaan laut bisa dilihat jelas oleh para pengunjung dari pesisir pantai. Dengan adanya bangkai kapal bersejarah ini, membuat pesona pantai semakin mengesankan.

Baca Juga: 5 Spot Pantai Cantik di Pulai Morotai yang Mampu Manjakan Mata

2. Pulau Zum-Zum

(Foto: Instagram/@fahrii_umaternate)

Pesona Pulau Zum-Zum dengan keindahan hamparan pantainya telah menjadi rahasia umum. Ditambah dengan rerumputan dan pepohonan hijau yang menghiasi pulau tidak berpenghuni ini membuatnya kian cantik.

Di balik panorama alamnya yang menakjubkan, Pulau Zum-Zum juga menyimpan cerita sejarah masa Perang Dunia II. Pulau Zum-Zum menjadi tempat peristirahatan dan persembunyian dari Jenderal Douglas MacArthur, ketika berperang melawan Jepang.

Jenderal yang dikenal dengan strategi berperang ‘leap frog’ ini merupakan sosok Komandan Sekutu Anti-Jepang di Pasifik yang menjadikan Pulau Morotai sebagai posko militer dalam peperangan untuk merebut Filipina dari Jepang. Untuk mengenang sejarah, di Pulau Zum-Zum juga terdapat patung Jenderal MacArthur lengkap dengan ucapannya yang terkenal yang diukir di tempat tersebut. Selain untuk belajar sejarah secara singkat, patung Jenderal MacArthur ini juga cocok sebagai latar foto yang apik.

3. Pantai Army Dock

(Foto: Wonderfulimage.id)

Keindahan alam Pantai Army Dock memang tak terelakan, hamparan air laut yang jernih dengan perpaduan pasir putih membuat suasana kembali segar setelah menjalani padatnya rutinitas. Apalagi, keindahannya saat matahari terbenam.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement