Dari hasil penyelidikan, ada 46 kasus Covid-19 varian R.1, termasuk 26 adalah lansia dengan 18 orang sudah divaksinasi lengkap, dan 20 orang lainnya adalah petugas kesehatan yang bertugas di sana. Mereka juga dipastikan sudah divaksin.
Diketahui bahwa varian R.1 ini mudah menyebar dan memiliki kemampuan mengurangi netralisasi serum pemulihan pada mereka yang sudah divaksin. Artinya, varian ini juga kebal vaksin.
Sementara itu, wilayah Maryland menjadi lokasi terbesar kasus R.1 ini, data berdasarkan Outbreak.Info. Varian ini sendiri sudah menyebar banyak negara bagian di AS. Secara akumulatif, ada 2.200 kasus varian R.1 sejauh ini.
CDC menerangkan, meski vaksinasi dikaitkan dengan penurunan kemungkinan infeksi dan penyakit parah, 25,4% penduduk yang sudah divaksinasi dan 7,1% (nakes) yang terinfeksi virus corona alamiah, mendukung bahwa ada potensi penurunan kekebalan protektif terhadap R.1.
Selain itu, kasus infeksi berulang memberikan beberapa bukti saat ini bahwa kekebalan alami punya keterbatasan dan akan memudar kekuatannya seiring dengan munculnya berbagai varian Covid-19.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.