BANYAK orang sering salah kaprah menilai bahwa produk tembakau alternatif sama bahayanya dengan rokok. Yuk cek faktanya lebih lanjut!
Bicara tentang rokok, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menyebutkan bahwa merokok berpotensi meningkatkan risiko penyakit tidak menular. Seperti jantung koroner dan stroke sebanyak 2 sampai 4 kali.
Perokok pria juga berpotensi terkena kanker paru-paru sebanyak 25 kali.. sedangkan perokok perempuan sebesar 25,7 kali.

Baca Juga: 3 Teknik Relaksasi untuk Hilangkan Cemas Akibat Pandemi Covid-19
Merokok juga dapat memicu kanker seperti kandung kemih, darah, serviks, tenggorokan, hati, pankreas, perut, ginjal, dan ureter.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga mencatat bahwa rokok menyebabkan lebih dari 8 juta kematian setiap tahun. 7 juta di antaranya merupakan perokok aktif, sementara 1,2 juta orang lainnya adalah perokok pasif.
“Tidak diragukan lagi, berhenti merokok. Jika berhenti merokok, Anda secara dramatis menurunkan risiko,” kata Kurtis A. Campbell, MD, ahli onkologi bedah bersertifikat di Mercy Medical Center di Baltimore seperti dikutip dari Yahoo Life, Rabu (22/9).