Lalu hasil penelitian tersebut juga membuktikan bahwa produk tembakau alternatif berbeda dengan rokok. Produk ini tidak menghasilkan TAR dan asap berbahaya sama seperti rokok.
Public Health England, lembaga eksekutif Departemen Kesehatan Inggris, dalam Evidence Review of E-Cigarettes and Heated Tobacco Products 2018 menyebutan bahwa produk tembakau alternatif memiliki risiko yang lebih rendah hingga 95% daripada rokok.
“Keyakinan yang salah bahwa produk tembakau alternatif sama berbahayanya dengan merokok dapat mencegah ribuan perokok beralih ke produk ini untuk membantu mereka berhenti,” kata Profesor Lion Shahab dari Universitas College London, seperti dikutip dari The Guardian.
(Martin Bagya Kertiyasa)