STASIUN bawah tanah Aldwych di London, Inggris memiliki sejarah yang panjang. Pernah menjadi tempat perlindungan dari serangan bom ketika Perang Dunia II berkecemuk, Aldwych kini jadi lokasi syuting film Hollywood.
Baca juga: Demam Piala Eropa 2020, Ini 4 Fakta Unik Kota London
Stasiun Aldwych yang merupakan bagian dari jalur Piccadilly, pertama kali dibuka pada tahun 1907 dengan nama Strand. Stasiun melayani warga London selama lebih dari tiga dekade sebelum Perang Dunia II. Stasiun sudah ditutup pada 1994.
Ketika Perang Dunia II meletus, pasukan Jerman melancarkan serangkaian serangan bom ke Inggris Raya yang dikenal dengan istilah Blitz.
Stasiun Aldwych juga berfungsi sebagai tempat perlindungan bom selama Blitz pada 1940-an. Selain itu, stasiun ini sempat digunakan sebagai tempat persembunyian rahasia untuk beberapa harta British Museum termasuk Elgin Marbles, koleksi patung Yunani kuno.
Baca juga: 6 Kota Terbaik di Eropa untuk Traveler Pencinta Arsitektur Unik
Melansir dari My London, Kamis (23/9/2021), Stasiun Aldwych hanya berjarak satu pemberhentian dari Holborn. Karena biaya perawatan yang mahal, stasiun terpaksa harus ditutup.
Kereta terakhir yang membawa penumpang meninggalkan Aldwych pada malam tanggal 30 September 1994.
Saat ini, stasiun telah digunakan untuk tempat film Hollywood dan acara TV bertabur bintang termasuk Fast and Furious 6, Sherlock, V for Vendetta dan Atonement. Tempat tersebut pernah menjadi subjek dari episode Most Haunted pada tahun 2002.
Selain lokasi syuting, stasiun dapat digunakan untuk melatih petugas polisi dan petugas pemadam kebakaran.

Menyadari pentingnya stasiun yang sebagian besar tidak berubah dari awal 1900-an, stasiun ini diberi status dilindungi pada tahun 2011
Sementara itu, lantai kantor di atas stasiun digunakan oleh perguruan tinggi di Inggris.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.