Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Amerika Larang Warganya Bepergian ke Brunei, Sri Lanka dan Jamaika

Nindi Widya Wati , Jurnalis-Jum'at, 10 September 2021 |19:04 WIB
Amerika Larang Warganya Bepergian ke Brunei, Sri Lanka dan Jamaika
Ilustrasi (Foto: Freepik)
A
A
A

PUSAT Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat pean ini memperingatkan kepada warga Negeri Paman Sam agar tidak bepergian sementara ke Brunei Darussalam, Sri Lanka, dan Jamaika menyusul meningkatnya angka kasus Covid-19 di tiga negara itu.

Dikutip dari Channel News Asia, CDC menaikkan imbauan perjalanannya ke Level 4 alias berisiko sangat tinggi untuk tiga negara tersebut. Imbauan untuk menghindari perjalanan ke sana sangat ditekankan kepada masyarakat AS.

Pasalnya, Brunei pada Rabu melaporkan 116 infeksi baru, sehingga jumlah total kasus menjadi 3.683. Brunei memperkenalkan pembatasan baru bulan lalu setelah melihat infeksi lokal pertamanya selama 15 bulan.

Baca juga: Tertarik Pasang Iklan di Billboard Times Square New York? Segini Tarifnya

Selain itu, Sri Lanka melaporkan hampir 3.000 kasus baru pada Selasa, sementara Jamaika memiliki sekitar 800 infeksi baru pada awal pekan lalu.

Beberapa negara seperti Malaysia, Thailand, dan Bangladesh juga termasuk di antara negara-negara yang berada di bawah pemberitahuan kesehatan perjalanan Level 4 CDC.

Namun, CDC menurunkan peringkat untuk Belanda, Malta, Guinea-Bissau dan Uni Emirat Arab dari level 4 menjadi level 3. Namun, otoritas setempat tetap menekankan orang Amerika yang belum mendapat vaksinasi agar menghindari perjalanan ke berbagai tujuan tersebut.

CDC juga menaikkan Australia dari level 1 (low) menjadi level 2 (moderate). Sydney hingga Melbourne, bahkan kota-kota terbesar di Australia juga turut mengalami lockdown. Terlebih, setelah wabah corona dari varian Delta sangat menular pada bulan akhir bulan Juni.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement