SEORANG tuan tanah di Maine, negara bagian Amerika Serikat (AS), menemukan 19 ekor tarantula dan seekor ular piton dalam unit apartemen yang kosong. Hewan-hewan itu diduga ditinggalkan penyewa unit sebelumnya.
Penyelamat hewan, Drew Desjardins menulis di Facebook bahwa dia dipanggil ke apartemen Auburn pada Rabu pekan lalu oleh pemilik yang nampak gugup.
Saat tiba, Desjardins menemukan bahwa empat dari 19 tarantula telah mati dan tidak ada air untuk ular piton di sana.
Ia lantas membagikan foto tarantula dan ular piton di halaman Facebook-nya. Desjardins mengatakan, dirinya mengumpulkan hewan-hewan yang masih hidup ke rumahnya. Sekarang hewan-hewan itu dalam kondisi baik.
Baca juga: Waspada Main ke Laut Ini, Sedang Musim Ular Kawin, Jadi Agresif Mendekat ke Manusia
"Tidak pernah ada momen yang membosankan dalam hidup saya," tulis Desjardins di postingan tersebut, di mana pengguna memuji usahanya dalam menyelamatkan hewan yang ditinggalkan itu.
Melansir laman Insider, Desjardins, pemilik Mr. Drew and His Animals, juga mengatakan kepada WGME bahwa tarantula tidak sekejam yang digambarkan di film-film.
“Film-film menunjukkan mereka sebagai makhluk yang tidak bisa dihancurkan. Jika Anda menginjaknya mereka akan datang dan mengejar serta melompat ke arah orang-orang yang menyerangnya. Itu semua tidak benar,” kata Desjardins.
“(Mereka) sangat pemalu dan lembut. Jika saya mengeluarkan tarantula ini sekarang dan menjatuhkannya ke tanah, ia akan pecah seperti telur dan mati,” sambungnya.
Associated Press melaporkan bahwa hewan yang ditemukan adalah ilegal di Maine dan akan ditempatkan di luar negara bagian.
Tidak jelas apakah pihak berwenang akan mencari pihak penyewa unit apartemen sebelumnya di mana hewan tersebut ditemukan.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.