Indonesia memiliki banyak atraksi wisata menarik yang tersohor hingga ke mancanegara, di antaranya desa wisata yang juga memiliki peranan sangat penting dalam sektor wisata Tanah Air. Keberadaannya dapat memacu potensi tumbuhnya ekonomi kreatif yang ada di lingkungan sekitar sehingga membuka lapangan pekerjaan bagi warga lokal.
Desa wisata menyuguhkan banyak hal menarik, di antaranya keindahan alam, keunikan budaya seperti adat istiadatnya, hingga aspek penunjang lain yang mampu memberikan pengalaman menarik bagi wisatawan ketika datang berkunjung.
Nah, bagi Anda yang sudah kangen banget liburan tapi masih #DiRumahAja, Anda tetap bisa menikmati serunya jalan-jalan virtual ke berbagai desa wisata #DiIndonesiaAja yang sudah mendunia. Selain jalan-jalan virtual, Anda juga bisa menambah pengetahuan tentang desa wisata atau inspirasi lainnya seputar pariwisata dan produk ekonomi kreatif yang ada #DiIndonesiaAja dengan follow akun Instagram @pesonaid_travel, ya! Ayo tunggu apalagi, simak informasi berikut untuk bucket list liburan ketika situasi sudah membaik, ya!
1. Desa Wisata Tugu Selatan, Bogor, Jawa Barat

Foto: instagram @desawisata_tuguselatan
Bagi Anda yang tinggal di kawasan Jakarta dan sekitarnya pasti tidak asing lagi dengan salah satu destinasi wisata yang berlokasi di Kabupaten Bogor ini. Namanya Desa Tugu Selatan, dikenal sebagai desa wisata berkembang yang memiliki banyak sekali daya tarik baik bagi wisatawan lokal hingga mancanegara.
Ada banyak aktivitas seru yang bisa wisatawan lakukan di sana, seperti mengunjungi Agrowisata Gunung Mas yang dikenal sebagai wisata berbasis perkebunan dengan memberdayakan masyarakat sekitar, kemudian Anda bisa berjalan-jalan di sekitar kebun teh menikmati udara segar, melihat budidaya lebah madu, dan berbagai aktivitas seru lainnya.
Tak hanya itu, Desa Tugu Selatan memiliki banyak pilihan homestay untuk tempat istirahat dan menginap bagi para wisatawan.
Selain keindahan panorama alamnya, di Desa Wisata Tugu Selatan juga terdapat Kampung Batik di Agrowisata Gunung Mas. Karya yang dihasilkan di sentra batik ini dikenal dengan motifnya yang khas. Selain itu, juga terdapat banyak galeri lukisan dan karya bercita rasa seni tinggi lainnya.
Sambil jalan-jalan virtual dan menyusun bucket list #DiRumahAja, Anda bisa #BeliKreatifLokal oleh-oleh batik Bogor dan lukisan di @batiktradisiki, @batikpancawati.id, @goldengalery, atau UMKM lainnya yang bisa Anda beli secara online melalui platform e-commerce favorit Anda.
2. Desa Wisata Tembi, Yogyakarta

Foto: Instagram @desawisatatembi
Desa Wisata Tembi menjadi salah satu destinasi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati bagaimana kehidupan di pedesaan sesungguhnya. Desa wisata ini sendiri berdiri sejak tahun 2007 silam, di mana tahun tersebut menjadi momentum awal Desa Wisata Tembi berubah dan menjadi kawasan objek wisata di Jogja. Para wisatawan baik lokal ataupun mancanegara yang datang pada umumnya ingin menikmati segarnya udara, pemandangan asri hijauhnya persawahan, dan adat istiadat budaya lokal yang masih sangat kental.
Desa Wisata Tembi juga memiliki sebuah Museum Rumah Budaya Tembi atau yang dikenal dengan nama Tembi House of Culture yang di dalamnya menyimpan beragam peralatan tradisional kebudayaan Jawa seperti, persenjataan pada zaman penjajahan (tombak, keris), peralatan bertani (bajak), peralatan seni (gamelan, batik), peralatan dapur ( tungku, dandang), dan masih banyak koleksi lainnya.
Beragam aktivitas yang mengasyikan pun bisa Anda lakukan saat mengunjungi Desa Wisata Tembi, seperti menginap di Home Stay Tembi, menikmati sajian kuliner khas Jogja, mencoba sensasi membajak sawah, hingga belajar membuat batik dan kerajinan lainnya.
Selain menjanjikan suasana yang akan membuat betah para wisatawan, Desa Wisata Tembi juga dikenal sebagai tempat yang asyik untuk berburu kerajinan kulit seperti, tas, sepatu, dompet, jaket, topi, dan masih banyak lagi.
Meski saat ini belum bisa berkunjung, tak ada salahnya #BeliKreatifLokal dari rumah berbagai kerajinan kulit khas Jogja lainnya melalui akun media sosial pelaku usahanya seperti @kenesleather.indonesia, @airbagstore, atau @keosoemabags, ya!
3. Desa Tamansari, Banyuwangi, Jawa Timur

Foto: Instagram @tamansaritourismvillage
Tamansari adalah sebuah nama desa di wilayah Licin, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Desa wisata ini berada di wilayah Taman Wisata Alam Gunung Ijen yang juga merupakan salah satu destinasi wisata bagi para wisatawan jika berkunjung ke Banyuwangi.
Keindahan desa wisata ini memang tak perlu diragukan lagi, sebab selain karena pemandangan alamnya yang menakjubkan, Kawasan Gunung Ijen juga telah ditetapkan menjadi cagar biosfer dunia oleh UNESCO.
Selain Kawah Ijen, ada beragam potensi wisata lainnya yang tidak kalah menakjubkan di sekitar desa ini seperti, Sendang Seruni, wisata kolam air bersumber dari mata air pegunungan, wisata edukasi tani padi dan sapi perah, wisata hutan pinus, kampung bunga, dan wisata menarik lainnya.
Banyak hal mengesankan yang bisa dirasakan bagi wisatawan saat berada di Desa Tamansari, apalagi kulinernya yang khas mulai dari, kopi, gula aren, susu, tahu walik, dan beragam kuliner lainnya yang juga bisa dijadikan oleh-oleh.
Bagaimana? Apa sudah terbayang nikmatnya oleh-oleh khas Desa Tamansari? Yuk #BeliKreatifLokal di secara online melalui website Jadesta.com, atau media sosial pelaku usahanya seperti @umami.banyuwangi, @ranis.bwi, dan @tahubanyuwangi.

Foto: Jadesta.com
4. Desa Adat Penglipuran, Bali

Foto (Penglipuran.net)
Bali memang selalu menyuguhkan pesona yang tak ada habisnya. Salah satunya adalah Desa Penglipuran, desa wisata yang berlokasi di Kabupaten Bangli ini menyuguhkan beragam macam keindahan, mulai dari alamnya hingga adat istiadat setempat yang masih sangat terjaga.
Desa Penglipuran merupakan salah satu kawasan yang memiliki tatanan teratur dari struktur desa tradisional, yaitu perpaduan tatanan tradisional dengan banyaknya ruang terbuka yang asri. Dengan melihatnya, membuat siapa pun yang datang ikut merasakan nuansa Bali pada dahulu kala.
Saat berkunjung, wisatawan akan disuguhkan pemandangan menarik deretan rumah-rumah tradisional yang serupa dari hulu hingga hilir desa. Penataan fisik dan struktur desa tersebut tidak lepas dari budaya dan adat yang dipegang teguh oleh masyarakat Penglipuran secara turun menurun.
Menariknya lagi, Desa Adat Penglipuran juga salah satu desa yang banyak melakukan acara ritual, seperti pemasangan dan penurunan odalan, galungan, kuningan, serta acara adat lainnya yang membuat wisawatan betah berlama-lama di desa wisata ini.
Di Desa Panglipuran juga tersedia berbagai kerajinan tangan khas untuk oleh-oleh seperti kerajinan keben lukis, miniatur Penglipuran, Bedeg, kerajinan akar bambu, tapel, dan masih banyak kerjinan tangan menarik lainnya.
Tidak lengkap rasanya jika jalan-jalan virtual Anda tidak ditemani oleh-oleh khas desa ini. Pesan secara online beragam kerajinan tangan khas Desa Penglipuran melalui berbagai platform digital seperti di akun media sosial @Penglipuran_net atau @loloh_cemcem-penglipuran, ya!

Foto (Penglipuran.net)
Tanggal 27 September mendatang diperingati sebagai Hari Pariwisata Sedunia (World Tourism Day) peringatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang nilai sosial, budaya, politik, dan ekonomi yang terkandung dalam pariwisata. Selain itu, menyebar luaskan dampak dari sektor pariwisata yang juga berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.
Seperti dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dalam perspektif pengembangan pariwisata nasional, pengembangan destinasi yang berkualitas dan berkelanjutan harus dimulai dari pengembangan wisata pedesaan karena ketangguhan pariwisata nasional terdapat di pedesaan yang tentunya dengan mengedepankan #InDOnesiaCARE.
"Dan kami akan kembangkan desa wisata menjadi lokomotif untuk pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta simbol kebangkitan Indonesia. Dengan pulihnya ekonomi, pariwisata bangkit, insyaAllah lapangan kerja terbuka," kata Sandiaga.
Nah, gimana seru bukan jalan-jalan virtual ke desa wisata #DiIndonesiaAja yang namanya telah mendunia? Jadi meskipun Anda belum bisa beraktivitas banyak di luar rumah, Anda tetap bisa menikmati keindahan desa wisata secara virtual. Begitu juga dengan oleh-oleh khas desa wisata, Anda bisa memesannya secara online #DiIndonesiaAja cukup melalui gadget Anda.
Untuk saat ini kita masih harus bersama-sama berjuang untuk melawan pandemi dengan tetap berada #DiRumahAja. Tetap patuhi protokol kesehatan 6M. Mulai dari mencuci tangan dengan sabun, memakai masker yang benar, menjaga jarak, menghindari keramaian, menghindari makan bersama, serta mengurangi mobilitas. Semua ini tentunya karena kesehatan dan keselamatan diri Anda serta orang-orang yang Anda sayangi.
Selain itu, pastinya jangan lupa untuk melakukan vaksinasi Covid-19 yang sudah disediakan oleh Pemerintah. Vaksinasi sangat penting guna mendapatkan kekebalan kelompok atau herd immunity untuk menekan angka penyebaran virus Covid-19.
CM
(Yaomi Suhayatmi)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.