BANYAK orang merasa superior dan tidak lagi bisa terpapar Covid-19 setelah mendapatkan vaksin. Padahal, sudah banyak bukti menunjukkan bahwa mereka yang telah mendapat vaksin jenis apapaun, tetap bisa terpapar Covid-19.
Lantas, kenapa mereka yang percaya pada virus ini tetap mengabaikan fakta yang terjadi? Hal ini dikarenakan fenomena yang dinamakan efek Peltzman.
Efek Peltzman pertama kali dicetuskan oleh seorang ekonom dari Chicago University pada tahun 1975, Sam Peltzman. Efek ini menggambarkan situasi ketika orang menjadi ceroboh dan mengabaikan prosedur keamanan yang sudah diterapkan, lalu akhirnya melakukan hal-hal yang berisiko.
"Efek ini perlu diwaspadai karena kenyataannya, setelah mendapatkan vaksin Covid-19, seseorang masih bisa terkena penyakit dan menularkannya ke orang lain," ucap Dr. Renate dalam sebuah video Youtube.
"Contoh yang terjadi ada pada saat ini yaitu pandemi Covid-19. Setelah mendapatkan vaksin, banyak orang yang merasa kebal dan tidak lagi disiplin dalam menjalani protokol kesehatan," lanjutnya.
Dokter Renate mengatakan persepsi tersebut berbahaya karena dapat membuat diri mereka sendiri dan orang lain di sekitarnya berisiko terkena Covid-19. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya efek Peltzman dan meminimalkan risiko penularan penyakit Covid-19, Dr. Renate memberikan beberapa cara yang bisa dilakukan, di antaranya:
1. Pahami bahwa langkah pencegahan lain terhadap penyakit Covid-19 harus tetap dijalankan, meski telah mendapat vaksinasi.
2. Terapkan protokol kesehatan secara disiplin untuk mencegah penularan Covid-19, seperti memakai masker, menjaga jarak aman (psychal distancing), dan rutin mencuci tangan.
3. Hindari kerumunan atau tempat yang ramai, dan jangan dulu bepergian ke luar rumah bila memang tidak perlu.
4. Ingatkan keluarga atau kerabat yang telah divaksin untuk selalu menerapkan langkah-langkah pencegahan.
5. Jangan sampai efek Peltzman menggagalkan usaha vaksinasi. Meski telah mendapat vaksin Covid-19, jangan sepelekan penyakit ini atau merasa tidak perlu lagi menjalani protokol kesehatan.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.