HARVEY Sutton (5) dan orang tuanya mendaki lebih dari 2.100 mil dalam 209 hari, suatu prestasi yang ibu dan ayah, Cassie dan Josh Sutton, persiapkan ketika putra mereka masih bayi. Harvey Sutton sukses jadi pendaki termuda yang menaklukkan Appalachian Trail bersama orangtuanya.
"Membuat tujuan untuk mendaki pada tahun 2021 menyalakan semangat dalam diri kami untuk menyelamatkan dan membangun bisnis ke titik di mana kami dapat mengambil cuti 7 hingga 8 bulan dari pekerjaan," Cassie Sutton, dari Lynchburg, Virginia, Amerika Serikat seperti dilansir dari FOX News, Kamis (26/8/2021).
Baca juga: 10 Gunung dengan Biaya Pendakian Termahal di Dunia, Nomor 4 Milik Indonesia
Menurut Sutton, keluarganya mulai mendaki ketika Harvey berusia 2 tahun, berjalan di taman dan perlahan-lahan mulai menambah lamanya waktu mendaki sambil menjelajahi iklim yang berbeda.
Keluarga itu melakukan perjalanan backpacking sejauh 50 mil yang memicu inspirasi untuk mendaki Appalachian Trail, salah satu jalur pendakian terkenal di dunia yang berada di sepanjang Maine, Amerika Serikat.
Dalam pendakian, hari-hari mereka terdiri dari bangun pukul 5.30 pagi, tidur di tenda dan hiking di siang hari.
Baca juga: 5 Tips Buat Perempuan yang Baru Naik Gunung
"Saya pikir cuaca dingin dan basah akan menjadi bagian tersulit dalam mendaki Appalachian Trail. Namun kenyataannya, itu adalah permainan mental untuk memotivasi dan menjaga sikap optimis untuk membantu Harvey tetap positif dan menikmati pendakiannya," kata Sutton.
Untuk membuat anak TK tetap sibuk, Sutton ingat mengubah pendakian menjadi kesenangan dan permainan berpura-pura untuk membantu Harvey menggunakan imajinasinya di sepanjang jalan, meskipun ada elemen yang menantang seperti salju dan hujan.
Associated Press melaporkan bahwa Harvey bahkan berpartisipasi dalam perburuan harta karun dengan mainan tersembunyi saat mendaki jalan setapak melalui New Jersey, ketika pejalan kaki memberinya mainan seperti Hot Wheels dan batu peliharaan.

"Komunitas hiking benar-benar mengejutkan saya. Saya tidak tahu betapa saling berhubungannya itu. Semua orang ada di sana untuk saling mendukung dan membantu," kata Sutton.
"Mereka benar-benar menjagamu. Dan bukan hanya mereka yang mendaki. Pendaki yang dulu datang ke jalan setapak untuk membagikan makanan atau yang kami sebut 'sihir jejak'. Ini benar-benar komunitas yang istimewa."
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.