Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ribuan Orang Demo Tolak Paspor Vaksin Jadi Syarat Masuk Restoran dan Bar

Agregasi VOA , Jurnalis-Senin, 16 Agustus 2021 |10:30 WIB
Ribuan Orang Demo Tolak Paspor Vaksin Jadi Syarat Masuk Restoran dan Bar
Vaksinasi Covid-19 (Reuters)
A
A
A

RIBUAN orang berkumpul di jalan-jalan Montreal, Kanada, pada Sabtu 14 Agustus 2021 untuk memprotes paspor vaksin COVID-19 yang dikeluarkan oleh pemerintah Provinsi Quebec. Peraturan itu akan mulai berlaku awal bulan depan.

Kantor berita AFP melaporkan, mengusung poster-poster dengan tulisan "Freedom!" dan "Kami bukan tikus laboratorium," para demonstran berpawai dengan damai di bawah terik matahari di pusat kota Montreal. Banyak dari para demonstran datang bersama keluarga.

Baca juga: Kanada Siap Sambut Wisatawan Mancanegara yang Sudah Divaksin Covid-19

Warga Quebec yang ingin makan di restoran, pergi ke bar, berolahraga di pusat kebugaran, atau menghadiri festival harus menunjukkan bukti vaksinasi COVID-19 mulai 1 September. Aturan itu berdasarkan ketetapan provinsi tersebut yang diberlakukan awal pekan ini.

Demonstran juga mengusung poster-poster bertuliskanan "Diktator," "Penipuan vaksin," dan "Apartheid Kesehatan." Poster-poster itu tampak di antara massa yang juga membawa sejumlah bendera Quebec.

Baca juga: AS Perpanjang Pembatasan Perjalanan dengan Kanada & Meksiko hingga 21 Agustus

Beberapa perempuan memegang poster dengan tulisan "Tubuhku, pilihanku," slogan feminis yang popular, terkait gerakan hak aborsi.

Tingkat vaksinasi di provinsi berbahasa Perancis di Kanada itu tinggi. Sebanyak 84 persen penduduk Quebec telah menerima dosis pertama dan 70 persen telah divaksinasi penuh.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement