SEJARAH memang akan berulang dengan sendirinya, tidak terkecuali dengan pandemi kali ini. Ya, pada 1918 dunia sama-sama berjuang melawan flu Spanyol yang mematikan.
Kini, 100 tahun kemudian tepatnya sejak 2019 hingga sekarang dunia berjibaku mati-matian melawan virus SARS-CoV2 yang pertama kali teridentifikasi di Wuhan, China.
Setiap pandemi terjadi, ternyata kehidupan manusia tak jauh berbeda sekalipun jarak keduanya sangat jauh. Itu dapat dibuktikan dengan beberapa potret masa lalu saat pandemi flu Spanyol 1918 terjadi yang 'related' dengan kebiasaan kita saat ini.


Bukan hanya soal pakai masker, tetapi bagaimana tenaga kesehatan melakukan swab hingga kondisi rumah sakit. Bahkan, bagaimana masyarakat beraktivitas sehari-harinya saat virus masih menyebar pun mirip.
Kita bisa mulai dengan sikon rumah sakit darurat semasa pandemi flu Spanyol 1918 yang ternyata banyak mengandalkan area luar rumah sakit juga saking banyaknya pasien yang tengah berjuang hidup.
Flu Spanyol banyak menyerang juga tentara yang baru pulang bertarung dari Perang Dunia I. Sesampainya di negara masing-masing, banyak tentara yang terkonfirmasi mengidap penyakit baru yang diketahui flu Spanyol.