Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wanita Pernah Hamil Tak Bisa Donor Plasma Konvalesen, Apa Alasannya?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 05 Juli 2021 |11:05 WIB
Wanita Pernah Hamil Tak Bisa Donor Plasma Konvalesen, Apa Alasannya?
Ibu hamil (Foto: Hindustan Times)
A
A
A

TERAPI plasma konvalesen dianggap cukup menjanjikan untuk penyembuhan pasien Covid-19. Bahkan, Komite Penanganan Covid-19 dan Percepatan Ekonomi Nasional (KPCPEN) mengajak para penyintas Covid-19 untuk berdonor plasma konvalesen.

"Pengobatan Covid-19 masih terus dikembangkan. Salah satunya dengan terapi plasma konvalesen (convalescent). Terapi ini dilakukan dengan memberikan plasma, yaitu bagian dari darah yang mengandung antibodi dari orang yang telah sembuh dari Covid-19," ungkap KPCPEN lewat media sosial di awal 2021.

 plasma konvaselen

KPCPEN berharap para penyintas Covid-19 dapat mendonorkan plasmanya kareba, satu tetes plasma yang didonorkan dapat membantu menyelamatkan kehidupan.

Bahkan, belum lama ini Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengimbau masyarakat yang telah sembuh dari Covid-19 untuk berdonor plasma darah konvalesen.

"Pemberian plasma darah penyintas bisa membantu penyembuhan pasien Covid-19, terutama mereka yang kondisinya kritis. Untuk itu saya mengimbau kepada masyarakat yang telah dinyatakan sembuh agar mendonorkan plasma darahnya untuk membantu saudara-saudara kita yang saat ini sedang berjuang melawan virus Corona," tutur LaNyalla, Minggu (4/7/2021).

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement