Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wisata Kesehatan Pilihan Tepat Pulihkan Pariwisata Bali

Antara , Jurnalis-Senin, 05 Juli 2021 |12:01 WIB
Wisata Kesehatan Pilihan Tepat Pulihkan Pariwisata Bali
Suasana desa wisata di Tabanan, Bali (Foto: Instagram/@adidharma)
A
A
A

KEPALA Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho berpandangan, wisata kesehatan menjadi pilihan yang cerdas untuk membangkitkan kembali dunia pariwisata di Pulau Dewata, di tengah kondisi pariwisata saat ini yang menghadapi tantangan cukup besar.

"Saat ini momentum bagi Bali untuk melihat berbagai strategi, peluang, inovasi untuk mendatangkan wisatawan ke Bali. Kami melihat pengembangan medical tourism (wisata ksehatan) sebagai salah satu andalan pariwisata Bali," kata Trisno.

Menurut Trisno, wisata kesehatan di Bali memiliki lima keuntungan. Pertama, perhatian masyarakat saat ini tercurah pada dunia kesehatan. Perhatian kesehatan tidak hanya terbatas dari sisi 'terbebas' dari Covid-19. tetapi juga kesehatan dalam arti luas yang mencakup berbagai jenis penyakit.

"Banyak sekali warga negara Indonesia yang berkunjung ke Singapura dan Malaysia hanya untuk memenuhi kebutuhan kesehatan. Peluang ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Bali," ucapnya.

Baca juga: Viral Pilot Lantunkan Ayat Suci Alquran di Kokpit, Suara Merdunya Bikin Kagum

Kedua, Badan Pengembangan Pemberdayaan SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa Bali memiliki tenaga medis dokter sebanyak lebih dari 3.000 dokter.

Jika dibandingkan secara rasio penduduk terhadap dokter, satu orang dokter di Bali cukup melayani 1.300 pasien, lebih baik dibandingkan dengan Jawa Timur sebesar 4.500 pasien dan Jawa Tengah 5.800 penduduk.

Ketiga, Bali memiliki dukungan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai. Bali memiliki setidaknya ada lima rumah sakit bertaraf internasional di daerah pusat-pusat wisata.

"Selain itu, Bali memiliki pelayanan pengobatan khusus seperti RSUP Sanglah memiliki keunggulan di bidang penyakit jantung, RS Gianyar di bidang syaraf, RSU Mangusadha Badung di bidang penyakit trauma dan RS Bali Mandara di bidang penyakit kanker," kata dia.

Wisata kesehatan juga didukung oleh tersedianya layanan di bidang kesehatan lainnya yaitu layanan wisata kebugaran (wellness tourism). Layanan ini menjadikan orang yang sehat untuk tetap sehat atau menjadi semakin sehat.

"Wisata kebugaran di Bali sudah berkembang sejak lama, didukung oleh adanya kearifan lokal (local wisdom) berupa perawatan spa Bali, disertai keberadaan minyak lulur dan "loloh" yang merupakan khas Bali.

Trisno menambahkan, pandemi Covid-19 memang telah memaksa dunia pariwisata untuk mengubah orientasi pariwisata dari pariwisata bersifat massal menjadi pariwisata berkualitas.

"Salah satu pariwisata berkualitas yang sangat tepat disesuaikan dengan potensi dan keunggulan Bali adalah wisata medis ini," tuturnya.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement