MENJALANI isolasi mandiri saat terinfeksi covid-19 memerlukan kedisiplinan dan kepatuhan. Bukan hanya soal obat dan vitamin yang harus ada, tetapi pasien juga diminta melakukan beberapa terapi supaya cepat pulih.
Belum lama ini RSUD dr Soetomo Surabaya melalui Poliklinik Rehab Medik membagikan tips terapi isolasi mandiri supaya cepat pulih dari covid-19. Video dibagikan oleh akun Twitter @kurawa dan sudah banyak netizen membagikan ulang untuk ikut disebarluaskan.
So, seperti apa terapi tambahan untuk pasien covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah? Berikut ulasannya.
Baca juga: Deretan Paket Isolasi Mandiri yang Ditawarkan Rumah Sakit, Ada yang Sampai Rp17 Juta
1. Posisi Pasien yang Dianjurkan
Dijelaskan ada posisi yang dianjurkan bagi pasien covid-19 yaitu tidur tengkurap, duduk 45 hingga 75 derajat, duduk di samping tempat tidur, dan berjalan. Posisi ini bertujuan meningkatkan kinerja paru.
"Hindari berbaring terlalu lama di tempat tidur. Lakukan mobilisasi sebanyak mungkin," tulis informasi tambahan yang tertera di video tersebut.

2. Latihan Pernapasan
Kemudian yang menjadi poin cukup penting adalah latihan pernapasan. Ya, pasien covid-19 rerata mengalami kesulitan dalam bernapas, itulah kenapa latihan ini amat sangat perlu dicatat.
Ada dua teknik latihan pernapasan yang dianjurkan untuk pasien covid-19. Pertama, Deep Slow Abdominal Breathing; dan kedua, Chest Expansion Exercise. Berikut penjelasan lebih detailnya.
- Deep Slow Abdominal Breathing: Tarik napas dari hidung dan keluarkan pelan-pelan lewat mulut.
- Chest Expansion Exercise: Kembangkan dada dan perut semaksimal mungkin.

Baca juga: Bantu Pasien Isolasi Mandiri, IDI Minta Kemenkes Sediakan Telemedisin
3. Latihan Batuk Efektif
Tidak berhenti di situ, pasien covid-19 yang sedang isolasi mandiri juga disarankan melakukan latihan batuk efektif. Ini juga penting, khususnya jika ada gejala batuk yang muncul selama terinfeksi.
Active Cycle Breathing memiliki tiga poin utama yaitu breathing control, thoracic expansion exercise technique, dan forced expiratory technique.
Jadi, mulanya atur napas dengan baik, lalu tarik napas panjang kemudian hembuskan dengan kencang ke bagian siku tangan yang menutupi mulut. Lanjut dengan atur napas kembali dan tarik napas panjang, batukkan dengan keras ke arah siku yang menutupi mulut.

4. Pijat Otot-Otot Pernapasan
Tidak lupa untuk pijat otot-otot pernapasan. Ini ada pada dada kiri Anda. Lakukan pijatan memutar pada dada atas kemudian lakukan gerakan yang sama pada area di bawah dada. Jangan lupa area belakang dada belakang juga perlu mendapat pijatan.
Kemudian mulai pijat pundak, lalu ke tangan kiri. Setelah itu lakukan gerakan yang sama ke sisi setelahnya. Jika sudah lakukan gerakan memutar di bagian tengah dengan kedua tangan dari atas hingga perut.
Semoga informasi ini membantu pasien untuk segera pulih dari covid-19.
Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Kemenkes Terbitkan Ketentuan Terbaru Isolasi Mandiri

(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.