Namun jika normalnya patung merupakan benda mati, maka dalam karya Janice dan Benita kedua patung itu dapat hidup saat Ratunya tak berada di sekitar mereka.
Empat patung itu di awal pertunjukan terlihat sibuk masing-masing dengan balutan gaun pestanya yang dicocokan dengan karakter dari tiap model. Hingga akhirnya sang Ratu kembali, secara berangsur- angsur patung- patung itu kembali ke tempat awalnya untuk mendampingi Ratu.
"Kehadiran gaun- gaun ini terinspirasi dari beragam karakter manusia. Jika melihat fesyennya, itu kan setiap model punya karakter berbeda. Ada yang karakternya tidak terlalu peduli pada orang lain, ada yang cenderung berani, ada yang memimpin, hingga ada yang berwibawa. Jadi kita ingin menunjukan itu,” ujar kedua Janice dan Benita saling melengkapi.
Maquinn Couture merupakan satu-satunya rumah mode asal Indonesia yang mendapatkan kesempatan untuk tampil di Milan Fahion Week 2020. Pada 2020, Maquinn menghadirkan koleksi gaun perpaduan antara budaya Indonesia lewat batik namun tetap anggun dengan sentuhan Eropa.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.