Dia menjelaskan, untuk jumlah dosen dan tenaga kependidikan yang sudah terdata 1.099 orang untuk divaksin Covid-19. Peserta vaksinasi yang sudah terdata, sebelumnya dilakukan screening atau pengecekan kondisi tubuh sehingga vaksinasi diberikan hanya kepada peserta dengan kondisi tubuh sehat.
Bagi peserta yang pernah terpapar Covid-19, tidak boleh divaksinasi kecuali sudah melewati waktu tiga bulan setelah dinyatakan negatif Covid-19.
Totok mengatakan, vaksinasi Covid-19 tahap dua ini diharapkan semakin mempercepat berakhirnya Covid ini. "Selain itu juga untuk meningkatkan herd immunity agar bisa Kembali dilaksanakan pembelajaran secara normal, dan juga berhasil untuk seluruh Indonesia.@
Rektor UNJ, Prof. Komarudin, M.Si menambahkan, vaksinasi Covid-19 secara menyeluruh bagi dosen dan tenaga pendidikan ini sebagai upaya peningkatan imunitas dosen dan tenaga pendidikan. Ini juga menyiapkan perkuliahan tatap muka.
“Dengan vaksinasi ini diharapkan para dosen dan tenaga pendidikan tidak takut lagi menjalankan perkuliahan tatap muka karena belum divaksin. Meski tentu dalam pelaksanaannya harus menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan menyesuaikan dengan kondisi saat itu," ujarnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.