Usulan ini sebagai upaya pemerintah agar pelaksanaan kesehatan haji di Saudi lebih terukur dan akuntabilitasnya lebih terjamin. Mengingat banyaknya aset dan barang milik negara (BMN) milik Kemenkes yang berada di Jeddah, Mekkah dan Madinah yang nilainya ratusan milyar.
Eka menjelaskan, aset dan material kesehatan haji di Saudi harus terus terawat dan terkelola lebih baik. Sementara sudah hampir satu tahun ini sulit melakukan pengawasan dan perbaikan aset alat-alat kesehatan di Saudi.
"Kegiatan evakuasi jamaah haji pasca operasional juga perlu dilakukan dan dikoordinasikan oleh tenaga kesehatan yang memiliki skill khusus yang sangat teknis," tambahnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.