"Serangan itu menghentikan tes skrining Covid-19 karena satu-satunya lab yang kami punya kini hancur," katanya.
Sebelum serangan, pemerintah Gaza bisa menguji sampel Covid-19 rata-rata 1.600 sampel per hari. Laporan menjelaskan bahwa tingkat tes positif di Gaza termasuk yang tinggi di dunia dengan 28 persen. Selain itu, rumah sakit banyak dipenuhi pasien Covid-19 di Gaza.
Gaza sendiri hingga sekarang sudah mendapat 122.000 dosis vaksin Covid-19. Menurut keterangan Badan Kesehatan Dunia (WHO), hampir setengah dari dosis vaksin yang dimiliki pemerintah Gaza belum didistribusikan ke masyarakat.
"Sebanyak 103.000 warga Gaza dinyatakan positif Covid-19, 930 di antaranya meninggal dunia," terang WHO.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.