Selama tiga hari masa penutupan, mereka mempersiapkan protokol tambahan. Banyak hal yang mereka lakukan untuk persiapan Ancol beroperasi kembali. Contohnya, garis-garis pembatas akan diatur dan ditambah agar prokes jaga jarak dapat benar-benar dilaksanakan.
“Pembatasan-pembatasan pengunjung yang ada di pantai, karena kan kami buat garis-garis atau kotak-kotak yang mengatur mereka supaya duduknya dimana, kemudian yang kemarin itukan boleh berenang di pantai, sekarang ga boleh, dan nanti pas dibuka itu tidak diijinkan berenang dipantai,” ujarnya.
Merekapun berharap pengunjung memberi dukungan dengan mematuhi protokol kesehatan di kawasan Ancol. Pihak Manajemen Ancol memahami ketidaknyamanan dan kekecewaan pengunjung yang terpaksa mengurungkan niat menghabiskan masa libur lebaran dikawasan Ancol karena adanya penutupan kawasan.
(Dewi Kurniasari)