Lebih lanjut, keterangan tersebut menulis bahwa para dokter tersebut wafat pada September dan Desember 2020, sebelum program vaksinasi Covid-19 dilaksanakan di Indonesia. Unggahan tersebut juga menjelaskan bahwa masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati agar tidak termakan kabar hoax yang sering beredar di masyarakat.

“Hati-hati dengan informasi terkait kesehatan yang beredar tidak melalui kanal-kanal resmi, seperti postingan di media sosial atau broadcast pesan di aplikasi chatting,” tulis unggahan tersebut.
Cek kebenaran sebuah informasi dengan: