Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Arab Saudi Boleh Liburan ke Luar Negeri 17 Mei, Ini Syaratnya!

Suci Wulandari Putri , Jurnalis-Kamis, 06 Mei 2021 |04:00 WIB
Warga Arab Saudi Boleh Liburan ke Luar Negeri 17 Mei, Ini Syaratnya!
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
A
A
A

KEMENTERIAN Dalam Negeri Arab Saudi telah mengizinkan warganya yang sudah divaksinasi dan pulih dari penyakit Covid-19 untuk dapat bepergian ke luar negeri mulai 17 Mei mendatang.

Keputusan pemerintah ini disambut baik oleh warga Saudi. Selain itu, kementerian juga memperingatkan warga Saudi untuk berhati-hati dan mengikuti pedoman protokol kesehatan saat bepergian.

Dikutip dari laman Arab News, orang-orang yang dapat bepergian ini harus memenuhi syarat tertentu, seperti sudah divaksinasi penuh atau telah menerima dosis pertama setidaknya 14 hari sebelum keberangkatan.

Berdasarkan informasi yang diberikan di aplikasi Tawakkalna, warga yang terjangkit virus corona harus sudah pulih setidaknya enam bulan sebelum melakukan perjalanan. Sedangkan anak-anak yang berusia antara delapan dan 18 tahun dibebaskan dari aturan vaksinasi, tetapi harus menunjukkan asuransi perjalanan dari Bank Sentral Saudi (SAMA) yang akan memastikan perawatan medis Covid19.

Meskipun kementerian Arab Saudi memberikan kelonggaran dengan diperbolehkannya warga Saudi untuk bepergian, tentu saja ini dikembalikan lagi kepada warga Saudi. Apakah mereka dapat menjaga kepercayaan yang diberikan.

“Itu semua tergantung pada apakah orang-orang menjaga pedoman pemerintah, memakai masker dan tidak terlalu banyak bergaul dalam pertemuan sosial,” kata penulis dan penasihat masalah sosial Mona Salahuddin Al-Munajjed, seperti yang diwartakan oleh Arab News.

Al-Munajjed juga menambahkan, adanya keputusan ini membuktikan bahwa pemerintah mempercayai rakyatnya, yang pada saat yang sama harus memenuhi semua persyaratan. Kepercayaan tersebut harus dijaga agar mencegah datangnya bahaya virus yang akan menyerang dari luar perbatasan Arab Saudi.

Negara-negara yang telah dilanda virus ini seperti Eropa, India, dan banyak negara lainnya. Al-Munajjed memuji langkah baik sebagai upaya yang dilakukan pemerintah dalam menangani pandemi melalui tindakan tepat waktu untuk menahan penyebaran, termasuk melakukan vaksinasi terhadap sekitar 10 juta orang.

Baca Juga: Catat! Begini Loh 4 Cara Dapat Tiket Pesawat Murah

arab

Penasihat dan profesor hukum Institut Administrasi Publik di Riyadh Osama Ghanem Al-Obaidy mengatakan bahwa dicabutnya kebijakan batasan perjalanan ini menjadi hal yang melegakan bagi warga Saudi, terutama bagi mereka yang sering bepergian ke luar negeri. Namun dengan adanya syarat harus divaksin sebelum melakukan perjalanan, membuat orang-orang buru-buru untuk divaksin.

Dibukanya perjalanan ke luar negeri ini, menurut Al-Obaidy adalah tindakan yang berdampak positif pada sektor ekonomi regional dan internasional. Hal ini karena turis dan pelancong dari Saudi dikenal dengan turis dengan pengeluaran terbesar yang nantinya akan turut membantu negara-negara tujuannya.

“Pencabutan larangan (bepergian ke luar negeri) adalah langkah yang disambut baik dan akan membantu industri pariwisata dan agen perjalanan di seluruh negara, serta maskapai penerbangan yang beroperasi ke dan dari negara yang mengalami kerugian besar karena larangan perjalanan,” kata Al-Obaidy.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement