DI tengah program vaksinasi massal, ternyata tidak semua negara memiliki akses untuk bisa mendapatkan pasokan vaksin covid-19 secara memadai. Negara-negara miskin dan berkembang harus menunggu distribusi Vaksin AstraZeneca gratis dari COVAX, program besutan PBB bersama aliansi vaksin GAVI.
Baca juga: 7 Fakta Vaksin AstraZeneca di Indonesia
Ini termasuk Indonesia yang diketahui direncanakan akan mendapat 54 juta dosis Vaksin AstraZeneca secara gratis. Pemberian vaksin gratis ini akan dilakukan secara bertahap melalui skema pembagian lewat program COVAX.
Mengutip dari laman Reuters, Jumat (16/4/2021), CEO Astrazeneca Pascal Soriot dalam acara GAVI Vaccine Alliance baru saja mengumumkan bahwa meski ada rintangan dalam proses distribusi, mereka berusaha untuk tetap bisa mengirim suplai vaksin covid-19 dalam jumah besar di kuartal pertama tahun ini, sekaligus meningkatkan kuantitas produksi vaksin.
Baca juga: Jangan Takut, Vaksin AstraZeneca Hanya Timbulkan Efek Samping Ringan Ini
Ia melanjutkan, sejauh ini AstraZeneca telah memberikan sebanyak 38 juat dosis vaksin covid-19 untuk program COVAX, dan berkomitmen untuk terus mengirimkannya. Tapi di sisi lain, Pascal mengingatkan demi kelancaran distribusi vaksin, wilayah perbatasan negara harus selalu dibuka.
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.