“Kami memang perlu lebih memahami risikonya, yang kami tahu akan sangat jarang, sangat rendah, tetapi kami benar-benar tidak tahu persis seberapa rendah atau cara terbaik untuk menangani kasus tersebut,” ujar Dr. Beth Bell, anggota panel penasehat sekaligus profesor klinis di departemen kesehatan global di University of Washington, Seattle.
Penangguhan penggunaan vaksin Covid-19 Johnson & Johnson ini, disebutkan Dr. Grace Lee, profesor pediatri di Fakultas Kedokteran Universitas Stanford membuat seolah dunia tengah berpacu dengan waktu dan varian virus. Tapi di sisi lain, penangguhan ini harus dilakukan demi alasan keamanan.
“Saya terus merasa kita berpacu dengan waktu dan variannya. Tapi kita perlu melakukannya dengan cara yang seaman mungkin,” kata Dr. Grace.
FDA akan memperhatikan seksama analisis dari komite panel penasihat. Sebagai regulator, FDA mengubah otorisasi penggunaan darurat Johnson & Johnson jika temuan baru saat penyelidikan berlanjut. Untuk saat ini, vaksin tersebut diizinkan untuk penggunaan darurat pada orang yang berusia 18 tahun ke atas.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.