USIA remaja sebentar lagi akan masuk kelompok penerima vaksin covid-19. Ya, sejauh ini vaksin hanya diberikan untuk usia 18 tahun ke atas.
Hal tersebut berkat temuan terbaru peneliti Pfizer dan BioNTech yang mengatakan bahwa vaksin mereka 100 persen efektif melindungi remaja usia 12 hingga 15 tahun dari paparan covid-19. Vaksin Pfizer tersebut diberi nama BNT162b2.
Baca juga: Pfizer Naikkan Target Produksi Vaksin Jadi 2,4 Miliar Dosis Tahun Ini
"Vaksin Pfizer memberikan hasil tanggapan antibodi yang kuat pada usia 12 hingga 15 tahun, melebihi apa yang tercatat sebelumnya pada peserta vaksinasi berusia 16 hingga 25 tahun dan dapat ditoleransi dengan baik," tulis laporan Pfizer, seperti dikutip dari laman Fox News, Kamis (1/4/2021).

Uji coba Vaksin Pfizer pada usia muda ini melibatkan 2.260 remaja dan melibatkan 18 kasus covid-19 di antara kelompok plasebo, dan kesemuanya belum pernah divaksinasi. Efek samping yang terjadi konsisten seperti apa yang dilihat pada uji coba kelompok 16 hingga 25 tahun. Para peserta akan terus dipantau untuk perlindungan dan keamanan jangka panjang selama dua tahun ke depan.
Baca juga: FDA Longgarkan Aturan Penyimpanan Vaksin Covid-19 Pfizer
Pfizer menyatakan pihaknya berencana mengirim data ini ke Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika (FDA) sebagai bagian dari permintaan penerbitan Emergency Use Authorization (EUA). Dua dosis Vaksin Pfizer sudah diberikan pada usia 16 tahun ke atas sejak Desember 2020.
"Kami mencoba untuk terus berupaya agar vaksin buatan kami dapat digunakan pada usia yang lebih muda dan didorong juga tentunya oleh data ilmiah uji klinis pada remaja usia 12 hingga 15 tahun ini," kata Albert Bourla, ketua dan kepala eksekutif Pfizer.