PEMBERIAN vaksin covid-19 merupakan program yang sedang dijalankan banyak negara saat ini. Penyuntikan vaksin dilakukan untuk menciptakan kekebalan kelompok dan menuntaskan pandemi covid-19.
Lalu setelah mendapat vaksin covid-19, ada hal dan aktivitas tertentu yang boleh dilakukan. Sebelumnya banyak larangan yang harus dipatuhi terkait kegiatan sehari-hari.
Menurut pedoman yang baru dirilis Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), orang yang telah menerima suntikan dua dosis vaksin covid-19 dapat melakukan beberapa hal yang sebelumnya tidak dapat dilakukan karena pandemi.
Apa saja aktivitas yang boleh dilakukan setelah menerima vaksin covid-19? Berikut tiga di antaranya, seperti dilansir laman Times of India, Rabu (24/3/2021).
Baca juga: Uji Klinis Fase 3, Vaksin AstraZeneca 100% Efektif Cegah Gejala Parah Covid-19
1. Kunjungi kelompok yang tidak divaksinasi
Ada sebagian besar orang yang masih belum divaksinasi dan mungkin tidak menerima vaksin, sehingga mereka tidak terlindungi. Namun, ini tidak berarti orang tidak bisa berbaur lagi.
Mereka yang divaksinasi dapat mengunjungi atau menghabiskan waktu bersama orang yang tidak divaksinasi, termasuk anak-anak dan orang dewasa. Mereka dapat mengunjungi teman dan kerabat setelah mengikuti tindakan pencegahan dasar, seperti menggunakan masker di sekitar orang berisiko tinggi, sering mencuci tangan, dan disinfeksi.
Berada di sekitar orang yang tidak dilindungi tidak akan membahayakan Anda dengan cara apa pun, atau membuat mereka takut tertular covid-19, selama Anda telah menerima dua dosis vaksin covid-19.
2. Merawat seseorang yang terpapar covid-19
Satu hal yang dapat Anda lakukan setelah mendapatkan dosis lengkap vaksin adalah mulai merawat mereka yang mungkin menderita covid-19. Inilah salah satu alasan mengapa suntikan telah diprioritaskan bagi mereka yang berada di garis depan, petugas kesehatan, dokter, dan staf penting.
Meski demikian, protokol kesehatan ketat seperti pemakaian masker dan kebersihan tangan wajib diterapkan. Ini akan memberikan rasa aman bagi orang yang tinggal dan kontak dekat dengan pasien terinfeksi, seperti anggota keluarga.
Baca juga: Ini Kesimpulan Lengkap BPOM Terkait Penggunaan Vaksin AstraZeneca
3. Tidak melakukan tes jika tak ada gejala
Menurut panduan terbaru, orang yang divaksin tidak memerlukan pengujian bahkan jika mereka terpapar virus corona. Saat ini pengujian dan skrining cepat adalah salah satu tindakan umum untuk mengidentifikasi infeksi covid-19.
Namun setelah seseorang divaksin, mereka mungkin tidak akan menjalani pengujian, kecuali jika mengalami gejala. Ini terutama karena tingkat gejala infeksi rendah dan tingkat penularan juga lebih rendah, berarti orang yang divaksinasi jika terjangkit covid-19 lagi tidak dapat bertindak sebagai penyebar gejala dan menimbulkan ancaman.
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.